Posyandu Binaan PT SAI Raih Penghargaan AFC Award 2015
Kamis, 14 Januari 2016 - 00:00:00 WIB
RAMBAH SAMO -- Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Dahlia yang merupakan Binaan PT Sawit Asahan Indah (SAI) berhasil meraih penghargaan Astra Friendly Company (AFC) Award 2015 yang dilombakan di tingkat nasional.
Seperti diketahui melalui program Corvorate Sosial Responbility (CSR) dalam bidang kesehatan yaitu Revitalisasi Posyandu, Posyandu Dahlia yang berada di Desa Lubuk Bendahara Timur Kecamatan Rokan IV Koto terpilih sebagai mitra perusahaan PT SAI berhasil meraih juara 1 Lomba Posyandu tingkat perusahaan di wilayah desa binaan PT SAI.
PT SAI selaku anak perusahaan Astra Agro Lestari (AAL) memiliki program CSR yang bersifat nasional dan salah satunya adalah program Revitalisasi Posyandu. Posyandu Dahlia sebagai Posyandu Lubuk Bendahara Timur berhasil lolos dalam gelaran Astra Friendly Company (AFC) Award 2015 yang dilombakan di tingkat nasional.
Dibawah bimbingan Bidan Desa, Nurmailis, posyandu ini telah masuk dalam kategori posyandu mandiri. PT SAI selaku pendamping dalam program ini telah membina posyandu sejak tahun 2011.
CDO PT SAI, Dede Putra mengatakan, dalam gelaran AFC Award, Posyandu Dahlia yang di wakili oleh Eva Lusiana selaku Kader Posyandu Dahlia Desa Lubuk Bendahara Timur, berhasil meraih presentasi di depan juri yang terdiri dari Dinas Kesehatan Pusat, dan Tim Juri dari Astra International.
Dalam kegiatan tersebut, sambungnya Dede, Eva didampingi Periska PT SAI, Agnes Cahyanintyas dan CSR Staff PT SAI Safridin. “Tanggung jawab sosial perusahaan telah di buktikan oleh PT SAI dimana perusahaan sangat serius dalam pelaksanaan program CSR nya untuk ikut serta dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui posyandu,” katanya Kamis, 14 Januari 2016.
Pada kesempatan berbeda, Kepala Desa Lubuk Bendahara Timur, Arwin Adi berharap berharap kepada perusahaan lain agar turut serta melaksanakan program-program CSR nya seperti PT SAI. “Hendaknya perusahaan lain yang berada di Kabupaten Rohul ini dapat mengikuti pelaksanaan Program CSR seperti PT SAI ” ucap Kepala Desa Lubuk Bendahara Timur, Arwin Adi.
Sementara itu, Administrator PT SAI, Suparyo menyampaikan harapan dengan adanya perusahaan, masyarakat dapat menerima manfaatnya sesuai dengan 4 pilar program CSR PT SAI yaitu Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Lingkungan.
“Dengan adanya program CSR yang sejalan dengan program pemerintah, pihak swasta ikut serta dalam pembangunan di lingkungan masyarakat khususnya di Kabupaten Rokan Hulu, dan hubungan perusahaan dan masyarakat dapat terjalin dengan baik,” harapnya.**(lim)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Senin, 28 September 2015 - 00:00:00 WIB
Waspada..!! Kasus DBD di Bengkalis Terus Meningkat
Gaungriau.com -- Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis mencatat terjadi peningkatan yang signifikan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bengkalis. Setidaknya dalam bulan September ini tercatat 22 kasus DBD. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis melalui Kabid Pengendalian dan Pencegahan Diskes, Irawadi, Senin 28 September 2015.
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Merupakan Iktibar
Jefri Noer: Mari Bersama Memberantas dan Mengantisipasi
Gaungriau.com -- Bupati Kampar mengatakan, kabut asap bukan musibah tetapi I'tibar atau cobaan bagi semua untuk itu ambil pelajaran dari kejadian kabut asap dan mari sama-sama memberantas dan menyelesaikan persoalan asap, seperti sebelumnya dengan antisipasi sumber asap agar tidak terjadi kebakaran lahan dan hutan (karlahut). Hal itu…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Pemko Pekanbaru Izinkan Pegawai Hamil dan Sensitif Libur
Gaungriau.com -- Akhirnya Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru mengeluarkan kebijakan untuk mengizinkan pegawai hamil dan pegawai yang mempunyai riwayat sensitif terhadap asap untuk tidak bekerja, selama kabut asap masih menyelimuti langit bertuah. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Pekanbaru Kota Pekanbaru, Azharisman Rozie mengatakan bahwa kebijakan ini…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Dumai Canangkan Gertak PSN DBD Tahun 2015
Gaungriau.com -- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai melalui Dinas Kesehatan mencanangkan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (Gertak PSN DBD) Kota Dumai Tahun 2015. Pembukaan kegiatan Pencanangan Gertak PSN DBD yang dilaksanakan di halaman Kantor Camat Dumai Selatan Jalan Ramlan Jaya Bukit Datuk, dibuka Penjabat Walikota…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Hindari Penyakit
Distanak Pekanbaru Sosialisasikan Cara Mencek Daging Qurban
Gaungriau.com -- Guna memastikan daging qurban yang dikonsumsi masyarakat aman dari berbagai penyakit. Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru bakal menurunkan tim keseluruh mesjid untuk melakukan pengecekan daging qurban usai disembeli pada hari raya Idhul Adha mendatang. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kota Pekanbaru, Elsyabrina…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Masih Pekat
Kuansing Kekurangan Masker
Gaungriau.com -- Kondisi Udara di wilayah Kuantan Singingi sangat tidak sehat sementara kabut asap hingga kini bukannya berkurang malahan semakin pekat hinggta kemampuan jarak pandang hanya lebih kurang 50 atau 80 meter saja. Kondisi tersebut telah terasa mengganggu pernapasan dan membuat mata terasa perih. Namun untuk menghindari…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Plt Gubernur Ajak PNS dan Masyarkat Shalat Istisqo
Gaungriau.com -- Kondisi udara di Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru pada khususnya terus memburuk dikarenakan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), ini dikarenkan musim kemarau yang melanda Provinsi Riau dalam beberapa bulan terakhir. Agar Allah Swt menurunkan rahmatnya berupa hujan, Plt Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman mengajak seluruh…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kudus: Pemerintah Harus Tegas Tangani Asap
Gaungriau.com -- Pengamat tranportasi Univertsitas Islam Riau (UIR) H Abdul Kudus Zaini ST. MT menilai kebakaran hutan di Riau tidak hanya menimbulkan kerugian dari sektor ekonomi, namun juga dari sektor pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup. Kebakaran hutan mengakibatkan kabut asap hampir 80 persen menyelimuti pulau Sumatera ini telah menimbulkan kerugian…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Satpol PP Pekanbaru Kurangi Kegiatan Diluar Ruangan
Gaungriau.com -- Tidak ingin mengambil resiko terlalu jauh yang akan berdampak pada kesehatan akibat kabut asap. 60 persen dari kegiatan diluar ruangan personel Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru dikurangi. Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mengatakan, kebijakan mengurangi aktivitas diluar ruangan dikarenakan kondisi…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Evakuasi Masyarakat, Pekanbaru Sudah Tidak Layak Huni
Gaungriau.com -- Riau telah ditetapkan berstatus Darurat Pencemaran Udara. Puskesmas dan rumah sakit diinstruksikan buka 24 jam. Status Siaga Darurat Darurat Karlahut menjadi Keadaan Darurat Pencemaran Udara. Ketua Komisi IV DPRD Pekanbaru, Roni Amril SH, menyebut Kota Pekanbaru sudah tidak layak untuk dihuni lagi. DPRD minta agar…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap Bertambah Pekat
Bupati Syamsuar Tunda Lomba Foto dan Pameran Ekraf TdS
Gaungriau.com -- Suasana ceria di lapangan Tengku Maharatu Senin 14 September 2015 mendadak hening seketika, Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi yang dijadwalkan akan membuka Lomba Foto dan Pameran Ekraf Touer de Siak (TdS) 2015 tiba-tiba mengumpulkan panitia pelaksana dan memberikan arahan. "Terimakasih atas ikhtiar saudara-saudara mempersiapkan…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Penderita ISPA Di Bengkalis Capai 1488 Orang
Gaungriau.com -- Jumlah penderita Infeksi Saluran Penyakit Atas (ISPA) di Kabupaten Bengkalis mencapai 1488 orang dari tanggal 1 September hingga saat ini, hal ini dikarenakan akibat kabut asap yang melanda wilayah Kabupaten Bengkalis dalam sepekan ini, ditambah lagi tingginya Indeks Standar Pencemaran Uidara (ISPU) yang sudah mencapai level berbahaya.…
-
Senin, 14 September 2015 - 00:00:00 WIB
Walikota Firdaus Akui Pekanbaru Tak Layak Untuk Dihuni
Gaungriau.com -- Bencana kabut asap yang tebal akibat dari Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Mengakibatkan kota bertuah sudah tidak layak untuk ditempati dan sudah seharusnya masyarakatnya diungsikan. Pasalnya berdasarkan data BMKG saat ini, kategori udara di Pekanbaru sudah diatas berbahaya. Walikota Pekanbaru, Firdaus MT secara terang-terangan mengakui…





