Bupati Harris Optimis Pelalawan Bisa Raih Quatrick WTP
Selasa, 02 Februari 2016 - 00:00:00 WIB
PANGKALAN KERINCI -- Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau melakukan kunjungan Kerja ke Kabupaten Pelalawan, Selasa 2 Februari 2016. Disamping melakukan kunker, tim BPK juga melakukan pemeriksaan pengelolahan keuangan daerah tahun anggaran 2015.
Kedatangan BPK RI Perwakilan Provinsi Riau disambut langsung Bupati Pelalawan H.M Harris didampingi sejumlah penjabat eselon II. Rombongan tim BPK tiba di kantor bupati sekira pukul 08:20 wib lansung menuju auditorium lantai III kantor Bupati Pelalawan, diauditorium rombongan yang sebelumnya disambut di lobi depan kantor bupati lansung mengelar pertemuan dengan bupati, terlihat juga hadir Sekdakab, sejumlah pimpinan SKPD. Pertemuan sendiri berjalan sesuai agenda dan terbuka untuk umum serta kalangan pers.
Bupati Harris, dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada rombongan BPK. Ditengah kesibukan aktifitasnya sangat padat masih bisa menyempatkan diri untuk mengelar pertemuan terbuka ini.
"Sangat sulit mengelar pertemuan dengan tim BPK, disebabkan padatnya jadwal kerja masing-masing istansi. Namun hari ini kita bisa bertatap, ini suatu berkah tersendiri bagi daerah ini,"tutur HM Harris.
Kemudian lanjut bupati, Ia berharap selama dalam pemeriksaan yang dilakukan BPK RI Perwakilan Provinsi ini tidak mendapat hambatan yang berarti.
"Saya intruksikan kepada jajaran pimpinan SKPD agar memberikan akses yang sebesarnya kepada BPK dalam menjalankan tugas serta pungsinya. Evaluasi serta pemeriksaan jalan roda pemerintahaan, khususnya pengunaan anggaran APBD tahun 2015 wajib dilaksanakan, kita berharap dari serangkaian pemerinsaan ini tercipta pemerintahaan yang bersih dari unsur krupsi,"papar HM Harris.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Pelalawan dua priode ini juga menyampaikan, dalam pemeriksaan yang dilakukan BPK dan jika adanya kerugian negara dan terbukti adanya tindakan pidana, maka BPK wajib melapor pada instansi yang berwenang paling lambat 1 bulan sejak diketahui adanya tindakan pidana tersebut.
Lebih dalam lagi disampaikan HM Harris, tugas dan wewenang Badan Pemeriksa Keuangan berdasarkan UU Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2006 BAB III bagian kedua diantaranya adalah sebagai berikut.
Dalam menjalankan tugasnya, BPK memiliki wewenang untuk menentukan objek pemeriksaan, merencanakan serta melaksanakan pemeriksaan. Penentuan waktu dan metode pemeriksaan serta menyusun maupun menyajikan laporan juga menjadi wewenang dari BPK tersebut.
Semua data, informasi, berkas dan semua hal yang berkaitan dengan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara hanya bersifat sebagai alat untuk bahan pemeriksaan.
"BPK juga berwenang dalam memberikan pendapat kepada DPR, DPD, DPRD, dan semua lembaga keuangan negara lain yang diperlukan untuk menunjang sifat pekerjaan BPK.
BPK berwenang memberi nasihat/pendapat berkaitan dengan pertimbangan penyelesaian masalah kerugian negara. Masih banyak tugas dan wewenang BPK yang lain berdasarkan UU RI Nomor 15 Tahun 2006 yang bersifat sangat rinci dan teliti. Selebihnya peraturan tersebut diatur sendiri oleh BPK demi kelancaran dan keefektifan kinerja dari BPK tersebut,"tuturnya.
Terakhir, Ia berharap, pemeriksaan yang dilakukan BPK ini tentu sangat erat kaitanya dengan peraihan Wajar Tampa Pengecualian (WTP).
"Ya, kita berharap BPK tidak menemukan hal-hal yang menghambat kita dalam mendapatkan WTP, sebab selama ini kita telah menjalankan pelolahaan keuangan daerah secara transparan, akuntabel, serta mampu dipertanggung jawabkan, ini ditandai dengan raihan WTP yang kita dapat tiga secara berturut-turut,"pungkasnya, seraya Ia mengaku optimis untuk WTP yang ke 4 dapat kita raih juga.**(ham)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
BUMdes di Rohul Siap Jual TBS Masyarakat ke PKS
Gaungriau.com -- Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) di Rokan Hulu (Rohul) menyatakan kesiapannya ditunjuk untuk menyalurkan penjualan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani langsung ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) se Rohul. Ditunjuknya lembaga mikro ekonomi yang berada di…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Dampingi Kepala BKPM Pusat
Firdaus Promosikan Investasi Pekanbaru di Beijing
Gaungriau.com -- Kota Pekanbaru bukan saja dikenal sebagai kota tujuan investasi terbaik seluruh Indonesia, namun juga menjadi daya tarik bagi pelaku usaha dari negara Tiongkok, Cina. Kabag Humas, Setda Pekanbaru, Alek Kurniawan, melalui pesan singkatnya, Rabu16 September 2015 mengatakan, bahwa Walikota undang untuk mendapingi Kepala BKPM pusat…
-
Rabu, 16 September 2015 - 00:00:00 WIB
Wilayah Penambangan Pasir Rupat Mulai Ada Titik Terang
Gaungriau.com -- Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Daerah, Kabupaten Bengkalis Syahrial ST, menyampaikan bahwa untuk Wilayah Penambangan Rakyat (WPR) pulau Rupat yang terus menjadi polemik sudah ada titik terangnya. Hal itu, dikatakan Syahrial, saat lintas koalisi DPRD Bengkalis melakukan rapat membahas soal Penambangan Rakyat dengan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Pengesahan APBD-P 2015 Pekanbaru Ditargetkan 25 September
Gaungriau.com -- 17 Ranperda yang merupakan Prolegda Pemerintah kota (Pemko) untuk dibahas di DPRD Pekanbaru, sudah resmi ditetapkan sejak beberapa bulan lalu. Namun hingga pekan ketiga September ini, dari 17 Prolegda tersebut, belum ada satu pun yang disahkan. Termasuk Ranperda APBD-P 2015. Ranperda APBD-P 2015 ini,…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Kabut Asap
Jual Beli Masyarakat Turun 40 Persen
Gaungriau.com -- Akibat bencana kabut asap yang sudah hampir satu bulan ini melanda Kota Pekanbaru dan mengakibatkan penurunan jual beli masyarat dipasar-pasar tradisional. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru, Mas Irba Sulaiman mengatakan bahwa kabut asap yang terjadi beberapa minggu belakangan ini mengakibatkan…
-
Selasa, 15 September 2015 - 00:00:00 WIB
Bencana Asap
Nelayan Bengkalis tak Melaut
Gaungriau.com -- Dampak kabut asap semakin tebal yang melanda Kabupaten Bengkalis beberapa akhir pekan ini, khususnya di perairan selat Bengkalis membuat para nelayan pendapatan ikan mengalami kerugian besar. Salah seorang Nelayan Bengkalis, Zainal (40) warga Pambang Pesisir Kecamatan Bantan, kabupaten Bengkalis. Ia mengatakan, kerugian besar nelayan…



