TAMBUSAI -- Peredaran narkoba dan perjudian marak di wilayah Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), pada bulan Desember 2015 lalu marak, sehingga masyarakat sempat diresahkan, aktifitas tersebut, karena imbasnya Tandan Buah Segara (TBS) Kelapa Sawit harus dikasih tanda, sebab marak pencurian akibat kejahatan tersebut.

Namun, diungkapkan Tokoh Masyarakat Tambusai-Rohul, Tamrin Nasution, selama bulan Januari 2016 lalu, kondisi di tengah-tengah masyarakat sudah mulai berangsur-angsur, sebab kini kondisinya sudah dalam keadaan aman.

"Alhamdulillah kini sudah kondisi amanya pak, TBS kita aman, kalau dulu ampun kita buah harus dikasih tanda, kalau gak abis dicuri orang, karena ini judi dan narkoba tersebut, makanya masyarakat itu sangat mendukung kalau polisi mengadakan oeprasi di sini, bahkan kami siap mengawalnya," papar Tamrin Nasution, Ahad 7 Februari 2016.

Lanjut, atas nama masyarakat Tambusai, khusunya masyarakat Desa Tingkok, Tambusai Timur  dan Lubuk Soting mengucapkan apresiasi dan berterima kasih kepada Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono, Kasat Narkoba AKP Dasril, Kapolsek Tambusai AKP Yahya dan lainnya.

"Kami atas nama masyarakat terima kasih kepada polisi di Rohul yang sudah proaktif terkait keluhan kami selama ini, baik terkait peredaran narkoba, perjudian dan lainnya, kini kami sudah terasa aman dan kami harapkan kedepan supaya ada terus operasi-operasi, sehingga kejahatan-kejahatan di tengah-tengah masyarakat hilang selamanya," papar Tamrin Nasution.

Di tempat berbeda, Kapolres Rohul AKBP Pitoyo Agung Yuwono menjelaskan, hal itu sudah menjadi tugas dan kewajiban polisi untuk membuat rasa aman dan di tengah-tengah masyarakat. Namun perlu juga adanya kerja sama dengan masyarakat, sehingga pelaku-pelaku kejahatan bisa diminilasir.

"Kami membutuhkan informasi-informasi dari masyarakat terkait apapun bentuk kejahatan di tengah-tengah masyarakat, baik itu perjudian, narkoba serta kejahatan lainnya, jelasnya kita siap bersama masyarakat menciptakan rasa aman," pungkasnya.**(lim)