PEKANBARU - Pelaksana Tugas (Plt) Guebrnur Riau H Arsyadjuliandi Rachman mengako telah mengantongi nama-nama Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) yang mengantongi rapor merah dari hasil evaluasi yang dilakukan.

"Saya sudah pegang nama-nama SKPD yang yang mendapat perhatian khusus atau catatan hitam. Setiap saat kilta lakukan evaluasi. Sekarang saja kami sudah punya hasil evaluasi itu. Untuk Kepala Dinas yang merasa tidak sanggup lagi, lebih baik mundur saja," tegasnya menjawab wartawan, Selasa 23 Februari 2016 dikantornya. 

Plt mengatakan, pada April 2016 mendatang, genap satu tahun kita menggunakan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru dalam bekerja. Sejalan dengan itu, kita juga akan melakukan evaluasi, sehingga bisa didapati mana yang efektif dan mana yang tidak efektif.

Ketika diminta menyebutkan nama-nama SKPD yang mendapat 'catatan hitam' dari hasil evaluasi yang dilakukan, Plt Gubri enggan merincinya, hanya saja menurutnya kalau SKPD-SKPD tersebut telah dipanggilnya menghadap.

Dia juga menambahkan bahwa persoalan kekosongan pejabat eselon III dan IV di beberapa SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, harusnya itu bukan menjadi alasan untuk tidak menjalankan anggaran pendapatan belanja daerah atau SKPD.

"Pasti, kami akan tetap melakukan pengisian untuk pejabat eselon III dan IV itu. Paling hanya beberapa SKPD saja," sambungnya.

Keksosongan pejabat eselon III dan IV di lingkungan SKPD itu dengan kondisi rill, yakni ada beberapa pejabat yang akan pensiun. Memang sebelumnya Pemerintah Provinsi Riau belum melakukan pengisian pejabat tersebut. "Tapi seperti di bagian keuangan kami sudah lantik," katanya.**(mad)