PEKANBARU -- Dari Enam Daerah Otonom di Provinsi Riau, Kabupaten Siak dipandang paling tersukses. Sementara Kabupaten Kepulauan Meranti dipandang masih  perlu mendapat perhatian.

Hal itu disampaikan Kepala Biro Administrasi dan pemerintahan Umum Setdaprov Riau Rahima Erna kepada wartawan, Selasa 26 Januari 2016. Dia menyebut, terdapat beberapa indikator yang telah ditetapkan Kementerian Dalam Negeri dalam menilai sukses atau tidaknya daerah otonom.

"Terdapat beberapa indikator yang menjadi penilaian apakah daerah otonom tersebut berhasil atau tidak, seperti tingkat kesejahteraan masyarakatnya, terkait pelayanan dan lainnya," jelas Rahima.

Dari beberapa indikator, Dia menilai untuk Provinsi Riau, Kabupaten Siak sebagai daerah otonom yang sukses, ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya kesejahteran masyarakat setempat, yang ditandai dengan terus maju dan berkembangnya Kabupaten berjuluk Negeri Istana tersebut.

"Sementara, untuk Kabupaten Kepulauan Meranti, masih perlu mendapat perhatian, karena berdasarkan data dalam hal kesejahteraan, Kabupaten ini belum berhasil, karena terdapat sekitar 35 persen angka kemiskinan didaerah ini. karena itulah, agar bisa terus membaik, Pemprov Riau akan terus memberi perhatian," pungkasnya.

Meski demikian, secara umum daerah pemekaran di Riau sejauh ini bisa lebih berkembang dari pada masih berada dikabupaten induk sebelumnya. "Memang tujuan tujuan pemekaran itu baik. Bagaimana supaya berkembang, kemudian layanan pemerintahan semakin maksimal," tutupnya.**(mad)