PEKANBARU -- Dalam rangka meningkatkan minat tulis dan baca dikalangan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Riau menggelar lomba literasi Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PK-PLK). 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Riau dr H Kamsol literasi merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang diperkuat dengan menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 21 tahun
2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti. 

"Untuk membudayakan gerakan literasi ini bagi siswa maka Kemendikbud memprogramkan kegiatan lomba literasi PK-PLK yang diselenggarakan secara bertahap mulai dari tingkat sekolah hingga nasional. Sebagai bentuk partisipasi dan
dukungan kita dalam kegiatan ini, Disdikbud Riau menggelar lomba literasi untuk meningkatkan prestasi anak-anak Riau," ujar Kamsol, saat membuka Festival dan Lomba Literasi PK-PLK tingkat Riau tahun 2016 di Pekanbaru, Selasa 1 Maret 2016.
 
Kamsol menambahkan, meski literasi ini program baru, namun sebenarnya program ini sudah lama dilaksanakan di sekolah-sekolah, seperti kegiatan membaca, menulis cerpen, dan mendongeng. Namun seiring perkembangan teknologi, gaungnya tidak lagi sekuat dahulu, dimana anak sekarang lebih suka main game, gadget, menonton televisi, dan lainnya.   

Makanya, lanjut Kamsol, pihaknya mengapresiasi diadakan lomba literasi bagi anak berkebutuhan khusus. Mengingat, kegiatan ini dapat menjadi stimulus bagi anak didik untuk terus menumbuhkan minat menulis dan membaca di tengah kemajuan teknologi saat ini.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) PK-PLK Disdikbud Riau, Sri Petri Haryanti, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan mulai Senin 29 Februari 2016 hingga Kamis 3 MAret 2016 mendatang dan diikuti 36 siswa SLB se-Riau. Masing-masing kabupaten/kota mengutus 3 siswa. Sedangkan kegiatan ini memperlombakan tiga kategori, yakni lomba mendongeng/bercerita untuk siswa SDLB, lomba menulis sinopsis buat siswa SMPLB, dan lomba menulis cerpen untuk siswa SMALB.

"Untuk pemenang terbaik pertama setiap kategori nanti mewakili Riau di ajang yang sama di tingkat nasional yang dilaksanakan di Provinsi Bangka Belitung pada 6-9 Maret mendatang," kata Petri, seraya menambahkan bahwa ajang ini baru pertama kali digelar Disdikbud Riau.**(mad)