• AMZ alias Ale

BENGKALIS -- Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Kabupaten Bengkalis AMZ alias Ale tak pernah ngantor, hampir genap sebulan, pegawai yang juga merupakan Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bengkalis ini sedang menjadi perbincangan banyak orang baik dari kalangan pengusaha (rekanan,red) dan juga masyarakat khususnya di wilayah se-kabupaten Bengkalis.

Dimaksud dengan Daftar Pencarian Orang (DPO) dikarenanya menghilang pegawai staf  Dipsrindag Kabupaten Bengkalis AMZ alias Ale ini selama 1 bulan tidak pernah berada ngantor bahkan tidak pernah berada di kediamannya beralamat dijalan Pertanian, Kabupaten Bengkalis.

"Ketua Pokja AMZ alias Ale tidak pernah terlihat beberapa minggu terakhir. Bahkan pihak security Disprindag Bengkalis tempat dirinya bekerja ngaku tidak pernah terlihat ngantor sejak sebulan,” kata salah seorang Security kepada Media ini, Kamis 11 Agustus 2016.

Bukan hanya itu, menghilangnya AMZ alias Ale juga menjadi perbincangan sejumlah kalangan pengusaha (rekanan) di kabupaten Bengkalis, seperti yang diutarakan Suparjo, bahwa ketua Pokja AMZ alias Ale juga menjadi perbincangan hangat dikalangan pengusaha terutama rekanan kontraktor. "Orang–orang sedang membicarakan Ketua Pokja Ale, katanya dalam daftar pencairan orang (DPO) dikalangan dunia kontraktor,”kata Suparjo.

Suparjo mengaku sangat miris terhadap Ketua Pokja AMZ alias Ale proses lelang tahapan di ULP Bengkalis sudah memakan waktu cukup lama. Hingga saat ini, tahapan proses lelang khusus di Pokja AMZ alias Ale sudah 4 kali diundur. "Tahap II lelang sudah menghabis waktu hingga 1 bulan lamanya. Apakah menunggu setoran dari rekanan atau pengaturan pemenang lelang belum dapat ditemui oleh pokja bersangkutan. Ini menjadi tanda tanya,"ucap Suparjo.

Salah seorang rekanan lainnya yakni Sukiman, berbeda pandangan, ia justru meminta aparat penegak hukum khususnya Polres Bengkalis dan pihak Kejaksaan Negeri Bengkalis melakukan penyelidikan terhadap diduga kuat adanya konspirasi pengaturan pemenang proyek  terhadap proses lelang di Pokja ULP Bengkalis AMZ alias Ale. 

"Sebelum proses lelang dimulai dan ditanyangkan di LPSE Kabupaten Bengkalis, diduga pemenangnya sudah ada,"katanya singkat.**(put)