PEKANBARU -- Setelah sekian lama menghilang, dikabarkan oknum ketua Kelompok Kerja (Pokja) di Unit Layanan Pengadaan kabupaten Bengkalis berinisial AMZ sering keluar masuk ditempat hiburan malam di Kota Pekanbaru. 

Bukan hanya itu saja, bahkan kuat dugaan oknum yang juga pegawai negeri sipil pada dinas Perdagangan dan Perindustrian kabupaten Bengkalis dikarenakan tidak ngantor sering berada di Batam dan Jakarta.

Hal itu dikatakan salah seorang rekanan kontraktor Bengkalis yang enggan disebutkan namanya."  AMZ pernah dijumpai di salah tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru.  Saat itu, beliau (AMZ) yang suruh saya jumpain disitu, yang jelas tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru. Karena beliau sampaikan temanin tamu penegak hukum," kata pria berusia 34 tahun ini masih sembunyikan tempat hiburan malam tersebut kepada wartawan, Ahad 14 Agustus 2016.

Dijelaskan, bukan hanya di kota Pekanbaru saja beliau keluar masuk ditempat hiburan malam.

"Dikabarkan beliau AMZ sering ke Batam dan Jakarta. Semenjak menjabat Ketua Pokja ULP Bengkalis. Untuk urusan dinas selevel beliau ngapain selalu keluar Kota. Jika tidak berhubungan dengan pengaturan proyek lelang dan masalah pemenang lelang. Ini harus diusut tuntas dengan pihak penegak hukum dan juga bupati Bengkalis Amril Mukminin jika ASN itu harus bersih dari korupsi ataupun narkoba," pintanya. 

Senada juga disampaikan salah seorang rekanan di Pekanbaru yang juga enggan sebutkan namanya. Ia mengaku pernah melihat oknum ketua Pokja AMZ dibandara Soekarno Hatta sebelum pengumuman pemenang lelang. 

"AMZ ada di bandara Soeta belum lama ini. Tepatnya dua minggu lalu. Gaya nya macam seperti pejabat tinggi," katanya saat itu dirinya sedang berada ditempat yang sama tanpa menyapa oknum PNS AMZ tersebut.**(tim)