Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Para alumni Universitas Muhamamdiyah Riau (Umri) diharapkan bisa selalu beradaptasi ditengah era revolusi industri 4.0 saat ini, karena dampaknya sangat luar biasa dalam dunia kerja, sudah banyak pekerjaan yang sebelumnya dilakukan manusia, saat ini sudah beralih dikerjakan robot dan sebagainya.

Pesan itu disampaikan Wakil Ketua Majalis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Prof Dr Edi Suandi Hamid, M.Ec, dalam sambutannya pada kegiatan Sidang Senat terbuka Umri dalam rangka wisuda ke XX dan XXI, sabtu 27 Nopember 2021 secara daring.

"Tenaga dosen pun bisa tergantikan oleh kemajuan di era robotik, internet optik dan sebagainya yang terus berkembang dari waktu kewaktu dengan sangat cepat," sebut Edi Suandi.

Karena itulah para wisudawan dan juga kita semua harus mampu beradaptasi di era revolusi industri 4.0 ini, perubahan itu sangat cepat dan sangat dinamis. Perubahan dan kemajuan teknologi komunikasi yang begitu cepat tersebut harus disikapi dengan terus belajar dan belajar.

"Belajar teknologi informasi, belajar kompetensi yang saudara miliki yang sangat dinamis, saudara harus terus melakukan pembaharuan, jangan berhenti belajar, karena jika berhenti maka saudara akan semakin tertinggal, sekali lagi, belajar, belajar dan teruslah belajar," pungkasnya.

Kepala LLDIKTI, Yandri SH, MH, mengatakan, Tantangan yang dihadapi mahasiswa dari tahun ke tahun berbeda, kebutuhan Manusia Unggul dimas-masa mendatang tidak hanya bisa dipenuhi seperti masa lalu, tetapi harus juga memiliki kompeten dari berbagai ilmu.

"Dalam menghadapi dunia kerja, kita tidak harus lagi bergantung pengalaman masa lalu, saudara harus mampu melihat dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahun kedepan," sebutnya.

Yandri juga mengingatkan kepada alumni Umri untuk masih bisa berkontribusi, meski sudah tidak lagi menimba ilmu dikampus. "Anda telah menjadi bagian dari keluarga besar Muhammadiyah, karena itu dimanapun anda berada tetap harus menjaga nama baik almamater, dan berkontribusilah untuk memajukan Umri ini,"ujarnya.

Sementara Rektor Umri Dr Mubarak MSi dalam sambutannya juga menekankan akan pentingnya untuk terus menuntut ilmu. Tamat dari Umri tidak serta mereta harus berhenti belajar. Mampu beradaptasi dengan situasi dan kondisi ditengah masyarakat pasa kuliah adalah sesuatu yang sangat penting dan harus dimiliki8 oleh seorang alumni.

"Jaga terus nam abaik almamater diluar kampus, dan berilah kami pihak kampus masukan-masukan membangun, untuk kemajuan kampus yang kita banggakan ini," ungkapnya.

Adapun jumlah wisudawan kali ini adalah sebanyak 930 orang, pelaksanaan wisuda ini dilaksanakan selama Dua hari, yakni Sabtu dan Ahad. Untuk Sabtu diwisuda sebanyak 459 orang dan pada Ahad sebanyak 471 orang.**(mad)

Simak Informasi seputar umri lainya di http://www.umri.ac.id