Gaungriau.com (PEKANBARU) -- Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) telah resmi menjadi konstituen Dewan Pers Kamis 6 Januari 2022, atas hal itu sebagai bentuk syukur, JMSI Riau gelar makan bersama di teras kopi Jalan Sumatera Pekanbaru, Senin 10 Januari 2022.

Hadir dalam syukuran JMSI ini, Ketua JMSI Provinsi Riau H Dheni Kurnia, Ketua Dewan Penasehat JMSI Riau DR H Syafriadi SH MH dan jajaran pengurus JMSI Riau.

Dheni Kurnia dalam sambutannya mengatakan JMSI termasuk organisasi yang menaungi media menjadi konstituen Dewan Pers. Untuk Riau sendiri anggota JMSI hingga ke Kabupaten-kota berjumlah lebih kurang 147 perusahaan online.

"Untuk kabupaten/kota sendiri telah ada beberapa pengurus JMSI yang sudah terbentuk dan dilantik, diantaranya JMSI Kota Dumai adalah JMSI tingkat Kabupaten/kota yang pertama dikukuhkan kepengurusannya di Indonesia," kata Dheni.

Lebih jauh Ketua Dewan Kehormatan Provinsi PWI Riau ini menyebut, beberapa kabupaten-kota lainnya yang juga sudah terbentuk diantaranya, JMSI Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Kabupaten Pelalawan dan Rokan Hilir.

"Insya Allah dalam waktu dekat, jajaran kepengurusan di kabupaten kota lainnya di Riau juga akan segera terbentuk, dan segera dikukuhkan," ujarnya.

Sementara, Ketua Dewan Penasehat JMSI Riau Syafriadi mengatakan, di tetapkannya JMSI menjadi konstituen Dewan Pers tergolong cepat, dan ini patut disyukuri.

"Saat ini sudah ada sembilan organisasi pers yang menjadi Konstituen Dewan Pers dan JMSI adalah yang kesepuluh. JMSI juga adalah organisasi perusahaan media online yang keanggotaannya paling banyak dibandingkan organisasi lainnya," ujar Syafriadi.

Dengan jumlah anggota yang banyak ini dikatakan Syafriadi, tinggal bagaimana bersama-sama membesarkan JMSI kedepan.

"Bagaimana potensi-potensi ini kita optimalkan. Salah satunya mendorong anggota-anggota lain yang belum terverifikasi untuk bisa terverifikasi di Dewan Pers," ajak Syafriadi.

Syafriadi terakhir juga kembali mengingatkan seluruh anggota JMSI Riau untuk bersama-sama saling membantu, terutama dalam bidang keorganisasian.**(rls/nik)