• j Walikota Dumai H. Arlizman Agus didampingi Kadisnakkanla Riau melakukan penyuntikan vaksin rabies kepada hewan pada acara peringatan Hari Rabies sedunia tingkat provinsi Riau tahun 2015 di Kota Dumai.

DUMAI -– Puncak peringatan hari rabies se-dunia tingkat Provinsi Riau tahun 2015 dilaksanakan di Kota Dumai di gedung Serbaguna Jalan HR. Soebrantas Dumai, Kamis 29 Oktober 2015.
 
Acara itu dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Riau, Askar Diari Bugana Patrinov, Penjabat Walikota Dumai H. Arlizman Agus, Sekdako Dumai H. Said Mustafa, Kapolres Dumai, Dandim 0320/Dumai, dan sejumlah perwakilan kepala daerah Kabupaten/ Kota se Provinsi Riau.  
 
Peringatan hari rabies sedunia tingkat provinsi Riau tahun 2015 diisi dengan berbagai kegiatan, seperti sosialisasi tentang rabies kepada masyarakat, ekspos kegiatan pengendalian rabies di Provinsi Riau, penampilan dokter hewan cilik, pembacaan kesepakatan bersama dalam program pencegahan dan pengendalian rabies di Kota Dumai, dan Bazar peralatan kesehatan hewan.
 
Kepala Disnakkanla Provinsi Riau, Askar Diari Bugana Patrinov berharap melalui kegiatan ini dapat mensosialisasikan bahaya rabies kepada masyarakat.  Menurutnya, Rabies merupakan penyakit berbahaya yang ditularkan hewan melalui gigitan yang saat ini masih banyak terjadi dan menjadi ancaman bagi masyarakat.
 
Hal ini menjadi komitmen pemerintah Provinsi Riau untuk memberantas penyakit tersebut. “Untuk itu pemerintah Provinsi Riau sangat mengharapkan masing-masing daerah kabupaten/kota dapat mendukung sepenuhnya program ini,”pintanya.
 
Sementara Kepala Disnakkanla Dumai H. Syafizal mengatakan, bahwa di Kota Dumai sudah melakukan pemberian vaksin rabies sejak 6 Oktober lalu kepada hewan-hewan peliharaan masyarakat seperti Anjing, Kucing dan Monyet secara gratis. “ Pemberian vaksin rabies bertujuan untuk mengantisipasi bahaya ancaman rabies bagi masyarakat Dumai,”sebutnya.
  
Dijelaskannya, kegiatan ini sangat penting sebab rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada saraf pusat disebabkan virus rabies. “Penyakit ini bersifat zoonotik dapat ditularkan dari hewan ke manusia melalu gigitan hewan seperti anjing, kucing, monyet dan hewan lainnya,”imbuhnya.