PEKANBARU -- dari pendataan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, akibat kabut asap yang terjadi hampir Tiga bulan terakhir, jumlah penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) jumlahnya mencapai 14.253 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kota Pekanbaru, Heldayati S Munir, mengatakan bahwa data kasus ISPA yang diperoleh Diskes tersebut sesuai dari laporan rutin yang masuk dari seluruh Puskesmas yang ada di Pekanbaru.

"Total kasus ini adalah merupakan data kunjungan masyarakat yang berobat melalui 20 Puskesmas yang ada di Pekanbaru,"kata Helda, disela-sela forum rapat Muspida yang digelar, Jumat 30 Oktober 2015 diaula Bappeda Pekanbaru.

Ketika ditanya terkait pasien puskesmas yang dirujuk ke RS, menurut Helda berkemungkinan ada, terutama untuk pasien penderita ISPA yang disertai beberapa penyakit lainnya.

"Kalau sifatnya masih ringan cukup ditangani di Puskesmas saja, tapi kalau sudah berat maka dirujuk ke Rumah Sakit,"tambahnya lagi.

Sementara itu menjawab wartawan mengenai kasus penderita ISPA di Pekanbaru yang meninggal dunia? Helda enggan menjawab. Pasalnya,  meski ada ISPA, namun belum tentu penyebabnya meninggalnya itu karena ISPA.

"Untuk kasus ISPA yang meninggal dunia belum bisa kita simpulkan apakah itu murni disebabkan ISPA, karena bisa saja disertai penyakit lainnya yang dideritanya,"tutupnya.**(saf)