• Drs H Achmad MSi

BANGUN PURBA -- Puncak Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 51 Tahun 2015 di Halaman Kantor Camat Bangun Purba,  Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu 18 Nopember 2015, tiga faktor komitmen Bupati Rohul Achmad menjadikan kualitas dan tingkat derajat kesehatan terbaik di Provinsi Riau, bahkan mencapai prestasi terbaik tingkat nasional.

Tampak hadir dalam kegiatan, Bupati Rohul, Achmad, Kepala BPKP Riau, Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Rohul, drg. Grifino Dalihardy, Dirut RSUD Rohul, dr. Wildan Aspan Hasibuan, sejumlah anggota DPRD Rohul, Forkopinda Rohul, sejumlah kepala dinas, badan, kantor, perwakilan Polres Rohul, Camat Bangun Purba Suharman Nasution, Artis DA2 Indosiar Fauzan Medan, dihadiri ratusan tenaga kesehatan, dokter, bidan, perawat, para Kelapa  Puskesmas se Rohul  dan laiannya.

Disampaikan, Bupati Rohul Drs H Achmad MSi, beragam perestasi yang diperoleh Rohul, ini bisa menjadi intropeksi, evalusai dan motivasi bagi tenaga kesehatan di Rohul, kini dari prestasi-prestasi tenaga kesehatan sudah berhasil meningkatkan derajat dan kualitas kesehatan kearah yang  lebih baik, memang itu target daerah dan termasuk indikator supaya bisa Kabupaten Rohul menjadi yang terbaik di Provinsi Riau.

"Barometer kesehatan di Rohul lebih baik di tingkat Riau dan nasional, berhasil  menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Ibu (AKI), gizi baik, termasuk meningkatkan harapan hidup, sudah jauh berada target nasional," bebernya.

Diutarakan Achmad, setidaknya adan tiga faktor pelayan kesehatan yang akan membuat kesehatan  bisa membaik, pertama infrastruktur sudah lebih baik, baik itu pelayanan puskesmas dan rumah sakit, kualitas kesehatan membaik, karena prasarana lebih baik. Kedua pelayanan sudah membaik, baik itu melalui bidan desa, poskesdes, pustu, puskesmas, bahkan RSUD Rohul dan Ketiga akses untuk memperoleh kesehatan, jadi kebutuhan masyarakat itu sudah mudah menjangkau pelayan kesehatan, dengan baik.

Terangnya, namun penyebab rusak dan berkuarang kesehatan masyarakat di Rohul itu, akibat ulah dan tingkah laku manusai itu sendiri, seperti pola makan, pengelolaan pola hidup, pola berfikir, merokok, hal-hal ini bahkan ini menyebab penayakit jantung dan stroke, ini pembunuh nomor satu di dunia dan harus diatur dalam kehidupan sehari-hari.