RENGAT --  Ketua Komisi III DPRD kab Inhu R Irwantoni Prihatin terhadap Ruangan Rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat, Karena Pasien Rawat Inap yang meminta agar dirawat di ruangan Vip tidak lagi tersedia sebab ruangan Vip di RSUD Indrasari Rengat sudah penuh.

"Kita Minta agar Dinas PU menganggarkan kegiatan Penambahan Ruangan Vip Di RSUD Indrasari Rengat pada anggaran Tahun 2016" ujar R Irwantoni, kepada wartawan Senin 2 Nopember 2015, via ponselnya. 

Dikatakannya, minimnya Ruangan Vip di RSUD Indrasari rengat membuat pasien bukan semakin sembuh tetapi bertambah parah, "kita mendapat info bukan kali ini saja terjadi kehabisan kamar Vip, Tetapi sering kita mendapat laporan dari keluhan dari masyarakat,  dan hari ini saya membuktikan langsung ketiadaan  ruangan Vip di RSUD ini, Sabtu 31 Oktober 2015," ujarnya.

Menurut ketua Komisi III ini , aspirasi keluhan masyarakat yang selalu berkunjung ke RSUD Indrasari Rengat sudah Banyak yang ia Dengar langsung dari keluarga Pesakitan, dan memang hal ini  Sangat memprihatinkan, dan sudah saatnya pemkab memperhatikan fasilitas RSUD di zaman Serba Modrn. 

Dijelaskannya, Untuk Kegiatan Pembangunan di RSUD adalah Dinas Pekerjaan Umum (PU), makanya kita meminta agar Dinas PU menganggarkan kegiatan Pembangunan atau Penambahan Ruangan Viv Di RSUD indrasari Rengat Pada anggaran tahun 2016.
 
"Jadi jika Pemkab punya Konsep Pro Rakyat kita minta kegiatan Pembangunan Penambahan Ruangan Vip di RSUD  diajukan segera, dan kita tidak ingin muncul alasan klasik," paparnya.

Kepala RSUD Indrasari Rengat Drg Siska Listianty melalu kepala Tata Usaha,  Ibrahim alimin M Kes membenarkan ruangan rawat inap Vip di RSUD Indrasari Rengat yang hanya sembilan kamar. 
 
Diakuinya, untuk ruangan Vip selalu terisi penuh oleh pasien, "ruangan Vip di RSUD memang selalu penuh dan benar ruangan Viv sangat diminati oleh pengunjung RSUD" sebutnya.**(rin)