PEKANBARU -- Warga yang menjadi korban Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru terus berjatuhan, kali ini menimpa Azwan warga jalan Ciptakarya kecamatan Tampan dan warga Kecamatan Limapuluh atas nama Azizah, sampai saat ini kedua korban terbaring lemas akibat penyakit demam berdarah yang dideritanya.

Orangtua salah satu korban Azizah yang akrab dipanggil Elok, mengungkapkan anaknya saat ini sudah terindikasi terjangkit demam berdarah, berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak RS Santa Maria, tempat dimana anaknya dirawat.

"Azizah Dirawat sejak Kamis minggu lalu di rumah sakit Santa Maria dan akhirnya kita pulang ke rumah karena tidak ada biaya," ujar Elok, Selasa 1 Desember 2015.

Sementara itu, Elok juga memaparkan bahwa sejauh ini belum ada bantuan dari Diskes baik berupa fogging dan obatan kepada anaknya.

Menanggapi hal tersebut, membuat Anggota DPRD Kota Pekanbaru H Fatullah berang. Pasalnya selama ini Diskes sudah diwanti-wanti namun kenyataannya tetap kurang tanggap dengan musibah penyakit demam berdarah yang menyerang masyarakat.

"Itu Diskes apa menunggu ada korban meninggal dunia lagi baru Diskes Pekanbaru sibuk. Sejauh ini kita menilai Diskes tidak ada tanggapan dan respon terhadap warga yang terkena musibah penyakit demam berdarah. Kalau memang Diskes tidak sanggup mengatasi persoalan DBD yang lagi marak terjadi di kota Pekanbaru maka lebih baik mundur saja," tegas Fatullah.

Sejauh ini, lanjut Politisi Gerindra ini, Diskes dinilai tidak ada melakukan sosialisasi akan bahaya DBD kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Limapuluh Kelurahan Pesisir.**(dwi)