KOTO GASIB -- Dana yang telah dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Riau kepada 122 Desa di kabupaten siak guna peningkatan insprastruktur, sepertinya belum berjalan mulus, pasalnya dana sebesar 500 juta rupiah perkampungnya tersebut masih banyak yang belum menggunakan anggaran tersebut, sehingga menjadi silpa.

Camat Koto Gasib Syafrizal S Sos kepada GaungRiau Selasa 2 Februari 2016 menyebut, dari sebelas kampung yang ada di Kecamatan Koto Gasib baru dua Kampung saja yang sudah menyelesaikan kegiatan dari dana rp 500 juta dana yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi Riau pada akhir Desember Tahun 2015.

"Dua kampung tersebut yaitu Rantau panjang dan Sengkemang, karena kedua kampung ini sebelum dana tersebut cair mereka mengambilkan kebijakan dengan melakukan penalangan dulu untuk pekerjaan peruntukan dari dana tersebut," jelas Dia.

Sementara Sembilan kampung lainnya, jelas Syafrizal, karena pencairannya cukup mepet dengan penghujung tahun, maka dana tersebut terpaksa dijadikan sebagai dana silpa dan kemudian akan dikerjakan pada tahun 2016 ini, yang penting nanti dana tersebut bisa dipertanggungjawabkan .

"Karena dana tersebut merupakan dana hibah, maka sesuai dengan petunjuk yang ada, dibolehkan untuk dijadikan sebagai dana silpa untuk sementara waktu ,"**ujar Camat menjelaskan.**(jas)