PEKANBARU -- Fenomena kabar banyaknya beberapa pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru yang ramai-ramai mengundurkan diri. membuat khalayak bertanya, termasuk juga dari kalangan DPRD Pekanbaru

Anggota DPRD dari fraksi Gabungan Mulyadi AMd, mengaku kaget mendengar informasi mundurnya beberapa pejabat tersebut.

"Kita di DPRD sama sekali tidak mengetahui ada pejabat di beberapa satker yang mengundurkan diri," ujarnya, Senin 8 Februari 2016 melalui sambungan telepon.

Mulyadi juga mengatakan pemerintah dalam hal ini BKD Pekanbaru belum pernah menyampaikan kepada DPRD terkait banyaknya pejabat dengan posisi strategis tersebut mengundurkan diri.

"Kalau setau saya cuma Kepala Dinas Cipta Karya Nasri yang mengundurkan diri di tahun 2015 yang lalu. Kalau sekarang tiba-tiba banyak yang mengundurkan diri tentunya DPRD akan memanggil pihak terkait guna mempertanyakan hal tersebut," ucapnya.

Menurut Politisi PKS ini, mundurnya Pejabat tersebut, merupakan salah satu lemahnya kebersamaan antara atasan dan bawahaan, termasuk juga mental PNS Pekanbaru yang selama ini menjadi sorotan publik. "Ada yang salah saat ini terjadi di pemerintahan kota kita ini," tuturnya.

Sebagaimana diketahui tanpa alasan yang jelas Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pekanbaru Ir Musa meletakkan jabatannya dan sedikitnya ada delapan Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Pekanbaru yang mengundurkan diri.

Tentu ini memunculkan tanda tanya besar terhadap penyelenggaraan roda pemerintahan di Kota Pekanbaru. Setidaknya, tersirat ada masalah yang mengganjal dalam tugas.**(dwi)