BUNGARAYA -- Ribuan hektar tanaman padi di wilayah Kecamatan Bungaraya, Kabupaten Siak, terancam gagal panen, pasalnya saat ini seluas 2200 hektar lahan padi di serang hama tikus.

Hal tersebut di katakan oleh Kepala UPTD Dinas Pertanian Kecamatan Bungaraya H Suwanto SP kepada wartawan Rabu 6 Januari 2016. Dia menyebutkan, untuk mengatasi masalah hama tikus yang terus memakan batang padi tersebut, saat ini pihaknya sedang mencari formula untuk membasmi tikus tikus  tersebut bersama para petani dan kelompok tani yang ada.

"Hama tikus kali ini secara merata menyerang padi sejumlah tanaman padi yang ada di sejumlah Kampung yang ada di Kecamatan Bungaraya," kata Dia.

Maka dari itu, untuk meracun hama tikus tersebut, pihaknya saat ini minta bantuan pupuk kepada Propinsi Riau sebanyak 2 ton, "pupuk tersebut merupakan pupuk pembasmi tikus yang akan kita tebarkan di sejumlah tanaman padi yang ada di Kecamatan Bungaraya," pungkasnya.

Lebih lanjut suwanto menjelaskan, untuk pupuk racun tikus tersebut pihaknya juga sudah menganggarkan di dalam APBD Kabupaten Siak tahun 2016, tapi belum dilakukan pelelangan, "maka kitan tidak bisa mengunakannya, makanya kita minta bantu ke Propinsi Riau untuk sementara dulu," lanjutnya.

Suwanto juga merasa heran,kenapa hama tikus ecara serentak menyerang tanaman padi di wilayah Kecamatan Bungaraya ini, "kita juga tidak tahu, apakah petani kurang bersukur kepada maha pencipta kita juga tidak tahu,"ucap Suwanto.**(jas)