PEKANBARU -- Guna mecegah ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang berkepanjangan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau bangun konsolidasi antar tiga provinsi. 

Konsolidasi yang dimaksud untuk membangun sinergi pencegahan ini, dijalin guna menghasilkan solusi dalam menghentikan kebakaran hutan dan ancaman kabut asap yang sangat tidak diharapkan kehadirannya dimasa mendatang.

Demikian disampaikan Anggota Pansus Karhutla DPRD Riau, H Sugeng Pranoto S Sos kepada media ini, Senin 9 Nopember 2015 di gedung DPRD. Disampaikannya, pihaknya saat ini tengah membedah beberapa kebijakan yang dianggap menjadi celah timbulnya Karhutlah yang menjamur. 

Apalagi diketahui, Sumatera merupakan penyumbang kabut asap terbesar yang tersiar ke penjuru dunia, sehingga penting ditanggulangi bersama dalam konsolidasi yang dilakukan.

"Provinsi yang kita ajak bersinergi itu Diantaranya, Riau, Sumsel dan Jambi. ketiga pemerintah ini kita giring untuk menghentikan Karhutlah dan ancaman kabut asap," ujarnya.