PASIR PENGARAYAN -- Satu tahun belakangan ini, ribuan tanaman hias di polibek untuk penghijauan di kawasan pedestrian maupun median jalan dijalur hijau Pasir Pengarayan, termasuk jalan lingkar Km 4 ke Bandara Tuanku Tambusai ke Desa Rambah Samo Barat Kecamatan Rambah Samo dicuri Orang Tak dikenal (OTK).
 
Tanaman yang diperlihara Dinas TRCK Rohul sebagai tanaman hias yang diminati masyarakat, baik jenis Melati Mini, Brokoli, Spageti, Ararea, Pandan Afrika, Baliangin Parigata dan jenis tanaman lainnya Kemudian, pohon pelindung yang dijalur hijau boleh dikatakan jarang hilang atau dicuri oleh OTK.
 
"Tahun ini ada ribuan tanaman hias yang ada di polibek tanaman hias untuk penghijauan di median jalan, pedestrian, Taman Kota Pasir Pengaraian, jalan menuju Bandara dan Jalan Lingkar Km 4 dicuri," ungkap Kepala Dinas TRCK Rohul Bisman B MM melalui Kasi Pertamanan Elfizon, Senin 16 Nopember 2015.
 
Elfizon menambahkan, tanaman yang dicuri OTK itu, merupakan jenis tanaman yang diminati masyarakat. Selain mencuri tanaman yang telah ditanam. OTK tersebut mematahkan tanaman hijau.
 
Ruang terbuka hijau yang telah diprogramkan pemerintah daerah, harus mendapat dukungan dari seluruh komponen masyarakat di Rohul agar secara bersama-sama menjaga dan merawat tanaman penghijauan.
 
"Karena tanaman penghijauan yang ditanam itu dibeli dari dana APBD Rohul yang note bone uang rakyat. Tentunya sangat disayangkan, pencurian tanaman hias oleh OTK," kata Elfizon.
 
"Sulit juga pengawasannya, secara umum, tanaman hias itu dicuri pada malam hari. Kita sudah pernah surati Polres dan Satpol PP Rohul, sulit untuk mengawasi dan mengetahui siapa OTK tersebut," tambahnya.
 
Elfizon menjelaskan penghijauan dilakukan untuk mengurangi panas bumi yang kian hari kian panas akibat pemanasan global. Selain itu, tanaman penghijauan juga menambah keindahan, kesejukan, kenyamanan Kota Pasir Pengaraian dengan adanya pohon pelindung.
 
"Tanaman hijau yang di curi, sudah disisipi dengan tanaman pengganti. Dengan jenis tanaman, yakni tanaman penutup tanah, tanaman lis, Aksesoris dan Tanaman Utama. Bahkan pamplet yang kita pasang juga dicopot OTK," ujarnya.
 
Elfizon berharap masyarakat bersama-sama menjaga, memelihara tanaman penghijauan yang ada di pedestrian, median jalan di ruas jalur dua di Kota Pasir Pengaraian dan Rambah Samo.
 
"Kita berharap, warga melihat OTK mencuri tanaman penutup tanah, tanaman lis, Aksesoris dan Tanaman Utama segera laporkan ke Dinas TRCK atau laporkan ke pihak hukum," tandas Elfizon.**(lim)