Alfedri: Warga Siak Gabung Gafatar Belum Diketahui Keberadaannya
Rabu, 02 Maret 2016 - 00:00:00 WIB
PEKANBARU -- Tujuh orang warga kabupaten Siak yang teridentifikasi bergabung bersama Gafatar hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. Dari penelusuran pihak Kesbangpol Linmas Kabupaten Siak, eks Gafatar ini tidak pula dikabarkan kembali ke Siak.
Pernyataan ini diungkapkan Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi saat mengikuti Rakor Gubernur Riau dengan Instansi Vertikal dan Camat se Riau di Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Selasa 1 Maret 2016.
"Ada 7 orang yang memang teridentifikasi ikut gafatar, dan telah menghilang sejak delapan bulan yg lalu atau tepatnya juni tahun lalu. Dulu memang pernah ada kegiatan-kegiatan mereka di kecamatan sabak auh, pada bulan maret sampai dengan Mei dan ada yang telah coba mendaftar ke kesbangpol dan itu tidak kita terima. Namun sampai hari ini tidak terpantau keberadaannya dan tidak didapatkan berita kepulangannya," jelas Alfedri.
Upaya pencegehan terhadap gerakan-gerakan menyimpang seperti ini kata Alfedri akan terus menjadi fokus pemerintah kabupaten Siak. "Kita telah lakukan rakor bersama Penghulu termasuk Babhinkamtibmas beserta babinsa, tokoh masyarakat dan tokoh agama tentunya untuk memberikan penguatan dari sisi aqidah dan meningkatkan kewaspadaan," tambahnya.
Ada tiga persoalan penting yang disampaikan Alfedri, selain soal Gafatar, beliau juga menyampaikan aksi penanganan yang dilakukan pemerintah kabupaten Siak bersama kepolisian dan Kementrian Lingkungan Hidup RI terkait permasalahan yang terjadi di kawasan cagar biosfer giam siak kecil serta permasalahan Narkotika.
Menurut Alfedri akan ada penindakan terhadap para perambah cagar biosfer yang akan dilakukan pertengahan maret mendatang. Karena saat ini pemkab siak telah memberikan peringatan pertama hingga ketiga. Namun pada periode peringatan pertama yang dilayangkan pada November tahun lalu, hingga peringatan ketiga pada minggu lalu, terdapat peningkatan jumlah perambah dari 146 KK menjadi 205 KK.
"Kami pemda siak dengan forkopimda bekerjasama dengan BKSDA akan melakukan pemulihan dan penyelematan terhadap cagar biosfer dikawasan inti yang luasannya mencapai seribu hektar lebih termasuk kawasan penyangga yang mencapai 2400 Ha," jelasnya.
"Karena pada saat kami memberikan peringatan pertama dan kedua pada November tahun lalu, itu jumlah KK nya baru 146. Namun pada rakor terakhir dan peringatan ketiga, yang melibatkan Ditjen Gakkum KLH minggu lalu, jumlah perambah sudah mencapai 205 KK. Kamis minggu ini akan kita lakukan pemantapan dan penindakan pada tanggal 14-15 maret mendatang," jelas Alfedri.
Alfedri juga mengharapkan dukungan pemerintah provinsi Riau dalam mengatasi persoalan ini. Hadir dalam acara tersebut Gubernur Riau beserta Forkopimda, Bupati/Walikota se provinsi Riau beserta Camat se provinsi Riau.**(rls/humas)
Bagaimana Pendapat Anda?
Bagikan Ke Yang Lainnya
Berita Lainnya
-
Sabtu, 19 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Jual Ke Polisi, Pengedar Ganja 0,5 Kg Ditangkap
TAMBUSAI -- Seorang pria di Kecamatan Tambusai, ditangkap tim Opsnal Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) karena diduga sebagai pengedar daun ganja. Dari penangkapan itu, polisi berhasil menyita 0,5 kg ganja kering siap edar. Pria berinisial TB (33) warga Desa Sukamaju, Kecamatan Tambusai ini tak…
-
Sabtu, 19 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Sempat Heboh Dibidik Dua Penegak Hukum, Apa Kabar Dinas Bina Marga Inhil?
TEMBILAHAN -- Dugaan korupsi di Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (PU Kimpraswil - red) Inhil belakangan ini bak hilang ditelan bumi. Padahal kasus tersebut sempat heboh, karena jadi rebutan antara Tipikor Polda Riau dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tembilahan. Adu cepat dua penegak hukum tersebut, begitu…
-
Kamis, 17 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ketua PWI Inhil Minta Polisi Tangkap Pelaku Penganiaya Wartawan
TEMBILAHAN -- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Indragiri Hilir menuntut Kepolisian Resor Inhil menangkap pelaku penganiayaan wartawan TV One, oleh salah seorang karyawan Humas PT Tabung Haji Indo Plantation (THIP), baru-baru ini. Ketua PWI Inhil M Yusuf…
-
Selasa, 15 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ketua DPRD Inhil Minta Polisi Usut Tuntas Pelaku pemukulan Wartawan
TEMBILAHAN -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Inhil Dani M Nursalam, mengharap kasus pemukulan  reporter tv one, Superto yang dilakukan oleh Bowi Humas PT Tabung Haji Indo Platation (THIP) diusut tuntas. "Itu perbuata kriminal, harus…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Jual Sabu Ke Polisi, Bandar Di Tambusai Ditangkap
TAMBUSAI -- Trik atau strategi yang dilakukan Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul) dalam mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Rohul ini pantas diacungi jempol. Pasalnya, dengan menyamar sebagai pembeli, seorang pengedar narkotika jenis sabu di Dalu-dalu berhasil ditangkap. …
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
P2TP2A Minta Laporkan Tindakan Kekerasan Terhadap Anak
DUMAI -- Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Dumai, Timo Kipda mengajak masyarakat untuk melaporkan kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak. “P2TP2A siap menerima pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Untuk itu kami mengajak…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Polres Dumai Ringkus Puluhan Anak Punk
DUMAI -- Polres Dumai bersama Dinas Sosial dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar razia anak punk yang kebelakangan ini kian menjamur di Kota Dumai, Senin 14 Desember 2015. Alhasil, puluhan anak punk berhasil diringkus dan kemudian…
-
Senin, 14 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kejari Rohil Bentuk TP4D
BAGANSIAPIAPI -- Kepala Kejaksaan Negeri (Ka Kejari) Rohil Bima Suprayoga SH Mhum mengatakan Kejari Rohil telah membentuk Tim Pengawal, Penyenggara, Pembangunan, Pemerintah Daerah (TP4). Pembentukan TP4D ini, jelas Bima Suprayoga, "Tim TP4D dibentuk guna mengawal pembangunan infrstruktur…
-
Sabtu, 12 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ditanya Tentang Kasus Pencurian, BW Langsung Pukul Wartawan
TEMBILAHAN -- Kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi. Kali ini menimpa Superto wartawan tv one liputan Inhil yang mengalaminya. Kejadian terjadi di Kantin Polres Inhil, Sabtu Sore, 12 Desember 2015. Akibatnya, korban mengalami memar di bagian wajah. Dari…
-
Jumat, 11 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Asisten I Setdakab Inhil: Pekan Ini PT IJA Janjikan Lakukan Pertemuan
TEMBILAHAN -- Asisten I Setda Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Darussalam mengatakan, PT Indogreen Jaya Abadi (IJA) desa Sungai Bela Kecamatan Kuindra menjadwalkan pertemuan dengan Pemkab Inhil pada pekan ini. "Pekan ini janjinya. Perkiraan satu atau dua hari…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kejari Bengkalis Tangani 4 Perkara Korupsi
BENGKALIS -- Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis saat ini sedang menangani empat perkara kasus korupsi, satu diantaranya sudah ditingkat penyidikan yakni perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam perkara PT. Bumi Laksamana Jaya (BLJ) dengan menambah 3 tersangka baru.Â
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Minta Satpol PP Antisipasi Penjual Petasan
PEKANBARU -- Menjelang memasuki pergantian tahun sudah menjadi hal yang lumrah penjual petasan akan kembali marak. Tentunya hal tersebut sangat membahayakan serta mengganggu kenyamanan masyarakat. Melihat kondisi ini, Anggota DPRD Pekanbaru Zainal Arifin, memandang, perlu adanya razia…
-
Kamis, 10 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Kebakaran di Ramayana, Wakil Walikota Minta Data Jumlah Pedagang dan Kerugian
PEKANBARU -- Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi mengaku prihatin dengan musibah kebakaran yang terjadi, Selasa 8 Desember 2015 di pusat perbelanjaan Ramayana, Plaza Sukaramai Jalan Jendral Sukaramai Pekanbaru. Ayat mingintruksikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadan Kebakaran…
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
BPKPB Masih Berupaya Menjinakkan Api di Ramayana
PEKANBARU -- Meskipun sijago merah sudah mengamuk dari Selasa 8 Desember 2015 sore kemarin. Namun sampai berita ini diturunkan kondisi pasar Sukaramai Jalan (Ramayana Pusat red) Jalan Sudirman masih belum bisa dipadamkan. Bahkan Badan Pemadam Kebakaran dan…
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Ayat: Awasi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak
PEKANBARU -- Terkait perkembangan berita kekerasan terhadap anak yang akhir-akhir ini yang meresahkan masyarakat. Wakil WaliKota pekanbaru Ayat Cahyadi, Ssi menghadiri acara sosialisasi tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak kota pekanbaru bertempat dihotel ameera pekanbaru Rabu pagi, 9 Desember 2015. …
-
Rabu, 09 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dewan Sesalkan Basement Ramayana Menjadi Tempat Jual Beli
PEKANBARU -- Hingga saat ini api masih terus berkobar di Pasar Sukaramai (Ramayana) jalan Jendral Sudirman Kota Pekanbaru . Komisi IV DPRD Pekanbaru yang meninjau lokasi, Rabu 9 Desember 2015 siang sangat menyesalkan tata letak dan tata…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Tabrak Lari, Jambret Dihajar Massa
PEKANBARU -- Hendi alias Andi (40), seorang residivis terpaksa harus kembali merasakan dinginnya lantai sel jeruji besi setelah menjambret yang dilakukannya pada Jum'at 4 Desember 2015, sekitar pukul 20.00 WIB lalu. Aksi pelaku kali ini gagal, karena…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Dimintai uang keamanan, Pedagang Resah dan Lapor ke Camat
PEKANBARU -- Sikap oknum Pemuda Pancasila (PP) dikawasan Stadion Utama, Jalan Naga Sakti meresahkan para pedagang. Pasalnya, sejumlah anggota PP berseragam lengkap hampir setiap malam meminta uang 'keamanan' kepada pedagang. Memang tidak banyak setiap kali memungut, tapi…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
Pemko Teledor dan Lalai
Hotman: Harusnya Pekanbaru Meluas Bukan Mengecil
PEKANBARU -- Masuknya tiga RW di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukitraya yaitu RW15, RW16, dan RW18 ke wilayah Kabupaten Kampar menimbulkan pertanyaan dari kalangan anggota DPRD Kota Pekanbaru. Padahal selama ini wilayah itu menjadi bagian dari kependudukan…
-
Selasa, 08 Desember 2015 - 00:00:00 WIB
FKPT Diharapkan Mampu Cegah Masuknya Faham Radikalisme dan Terorisme di Riau
PEKANBARU -- Keberadaan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Riau diharapkan mampu mengantisipasi masuknya paham radikalisme dan terorisme di Provinsi Riau, karena itu mereka diminta menggandeng berbagai elemen masyarakat. "Kita minta FKPT segera melakukan aksi dengan pola…



