• Pelaku Pembunuhan di Batang Cenaku

RENGAT -- Karena menolak Cinta seorang gadis belia di Kecamatan Batang Cenaku kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) menjadi korban pembunuhan oleh pacarnya sendiri pada Sabtu 5 Nopember 2016.

Kapolres Inhu AKBP Abas Basuni SIk melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak Senin 7 Nopember 2016 membenarkan adanya tindak pidana pembunuhan yang terjadi di kecamatan Batang Cinaku.

"Pada Sabtu 5 november 2016 pukul 00.30 wib telah terjadi tindak pidana pembunuhan sekitar pukul 04.30, wib di rumah korban dusun Sungai Santan desa Anak Talang kecamatan Batang Cenaku kabupaten Inhu," katanya.

Korbannya adalah Jumaida Binti Sopyan Hadi (16) warga dusun Sungai Santan desa Anak Talang kecamatan Batang Cenaku, sedangkan pelakunya adalah Rido Agus Ramadhan (19) yang juga warga dusun Sungai Santan kecamatan Batang Cenaku dan dilaporkan oleh Sopyan Hadi (46) ayah korban.

"Pada Sabtu 5 november 2016 sekitar pukul 7.00 wib, saat pelapor berada dikebun dusun anak talang mendapat telepon dari warga bahwa dirumahnya sudah ramai orang dikarenakan ditemukan anaknya Jumaida (korban) telah meninggal dunia," terangnya.

Korban ditemukan dengan kondisi luka dan ada darah yg diindikasikan telah dibunuh oleh orang lain, selanjutnya pelapor menuju rumahnya di dusun  Sungai Santan dan ternyata benar anaknya (Jumaida) telah meninggal dunia,  dengan kondisi terdapat banyak luka.

"Selanjutnya pelapor melaporkan melalui (via) hp ke Polsek Batang Cenaku, dan selanjutnya hasil interogasi bahwa pelaku yang melakukan pembunuhan terhadap korban adalah Rido Agus Ramadhan," terangnya.

Selanjutnya pelapor membuat laporan ke Polsek Batang Cenaku guna pengusutan lebih lanjut, serta menyerahkan Barang Bukti (BB)berupa pakaian korban dan pakaian tersangka.

"Lalu kepolisian mendatangi TKP dan membawa korban ke RSUD Indrasari Rengat untuk dilakukan Visum et Revertum (VER)," jelasnya.

Beberapa Jam kemudian (kurang lebih 3 Jam) kemudian pelaku dapat ditangkap oleh Kapolsek Batang Cenaku oleh Iptu H. Arsyad dan mengamankan pelaku ke Mapolres Inhu.

"Motif pembunuhan karena korban tidak mau lagi menjadi kekasih (pacar) pelaku, lalu pelaku memukul kepala bagian belakang korban," pungkasnya.**(man)