• Kepala dinas Kesehatan Bengkalis dr Ersan didampingi Kajari Bengkalis Nanik Kushartanti dan Kapolres AKBP Hendra Gunawan Ahad 6 September 2020 saat menggelar konferensi pers di Bengkalis.

Gaungriau.com (BENGKALIS) -- Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bengkalis mengalami peningkatan signifikan. Penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid- 19 ini melonjak pada Jumat dan Sabtu kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis dr Ersan Saputra TH didampingi Kajari Bengkalis Nanik Khushartanti, Kapolres AKBP Hendra Gunawan dan Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Lizardo Ghumay, Ahad 6 September 2020 dalam konferensi pers.

"Bahwa dalam tiga hari ini terjadi peningkatan kasus yang sangat signifikan dari yang terpapar covid-19. Pada tanggal 4 September Jumat kemarin kita mendapat penambahan 15 kasus yang terkonfirmasi positif dari lab dan total pada Jumat kemarin sudah 75 kasus, " ungkap dr Ersan.

Dijelaskan dr Ersan, dari 15 pasien yang dinyatakan positif, pihaknya sudah melakukan tracking. Menurutnya, karena memang yang terkonfirmasi Jumat itu memang dari kontak erat pasien yang terkonfirmasi positif sebelumnya.

"Kita sudah melakukan swab di beberapa intansi dan beberapa tempat pelayanan, dari hasil itu kita mendapatkan tambahan kasus sebelumnya, kasus dari instansi tersebut muncul kontak erat dan dinyatakan positif. Yang paling banyak itu dari kontak dengan Ny H (pasien 44) dengan penambahan 6 kasus, "terang dr Ersan lagi.

Ny. H merupakan ASN di Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis. Dijelaskan dr Ersan diketahui positif setelah Dinkes melakukan swab massal. Kemudian positif Covid juga terjadi terhadap pusat pelayanan kesehatan RSUD Bengkalis dan Mandau.

"Untuk masyarakat kabupaten Bengkalis tidak perlu cemas karena yang terkonfirmasi merupakan hasil tracking. Kemudian hari sabtu kemarin kita mendapatkan tambahan kasus 11 terkonfirmasi positif dan menjadi total 86 kasus positif. Jadi ini bukan kasus baru tapi hasil dari tracking kontak erat, " kata dr Ersan.

Ia juga mengatakan, dalam dua hari belakangan pada ini Jumat dan Sabtu kenapa terjadi peningkatan signifikan terhadap kasus terkonfirmasi positif corona, karena Dinas Kesehatan melakukan swab secara masif.

"Setiap orang yang kontak erat dengan terkonfirmasi positif memang kita lakukan swab, kontak erat yang paling banyak ditemukan adalah kontak erat klaster dinas Pendidikan (Disdik)," terang dr Ersan.

Untuk mengantisipasi peningkatan kasus bilamana sewaktu-waktu terjadi, Ersan menyampaikan sudah menyiapkan Balai Diklat Bengkalis dan Balai Tenaga Kerja Mandau.

"Karena jujur kita katakan, di RSUD Mandau sedang ada 7 orang di rawat dan Bengkalis juga ada 7 orang. Untuk yang karantina mandiri tetap kita lakukan pengawas karena memang datanya sudah kita kantongi, " ujar dr Ersan.

Ersan juga mengaku bahwa tim gugus sedang menggesa perbup penegakan protokol kesehatan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Kita akui memang terjadi tarik ulur dalam pembahasan, tetapi dalam waktu dekat ini akan kita siapkan, " akhir Ersan optimis.**(dede)