• Wagubri Edy Natar

PEKANBARU -- Islam adalah agama rahmatan lilalamin, rahmat bagi seluruh alam. Menysiarkannya merupakan cara manusia untuk menyempurnakan akhlak sesama umat.

Hal ini tentunya sama seperti yang dilakukan Wakil Gubernur Riau (Wagubri), Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution melalui Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB).

Program yang dirangkum dengan jenama GSSB Riau tersebut adalah bentuk dakwah dari Pemerintah Provinsi Riau yang telah dilaksanakan sebanyak 98 kali di sejumlah kabupaten/kota di Riau.

GSSB yang ke-98 ini diselenggarakan di Masjid Al Iman, Jalan Letkol Hasan Basri, Cinta Raja, Sail, Kota Pekanbaru.

Mengawali sambutannya, Wagubri Edy Natar mengatakan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mengupayakan sejumlah langkah dalam mensyiarkan ajaran islam untuk masyarakat di Bumi Lancang Kuning.

Dengan begitu, Wagub Edy ungkapkan, inilah yang menjadi tanggungjawab dirinya sebagai pemimpin agar supaya dapat hadir dalam setiap gerakan salat subuh berjamaah (GSSB).

“Saya kemarin itu masih ada di luar kota bertemu dengan Kementrian LHK, mengingat ada kegiatan GSSB ini saya kejarkan untuk pulang. Sehingga tadi malam itu saya baru sampai, karena ini menjadi tanggungjawab bagi saya,” kata Wagubri.

Wagubri terangkan, selama masa pandemi COVID-19 pemerintah mempunyai peraturan yang membatasi aktivitas setiap masyarakat dalam melakukan kegiatan berkumpul-kumpul. Termasuk juga untuk melaksanakan salat berjamaah.

Sehingga, hal itulah yang mendorong dirinya untuk mensyiarkan ajaran-ajaran Allah SWT supaya umat semakin meningkatkan ketaqwaannya dan meramaikan masjid kembali.

Ditegaskan Mantan Danrem 031/Wira Bima itu, tugas mulia ini menjadi pertanggungjawaban di akhirat kelak.

“Apakah kematian orang-orang di sekitar kita itu tidak menjadikan nasehat bagi kita. Kita akan menghapi hal yang sama. Betapa naifnya kita sebagai manusia kalau itu tidak bisa memberikan nasehat bagi sesama kita,” terangnya.

Itulah sebabnya, dibentuk Gerakan Sholat Subuh Berjamaah yang isinya itu adalah tokoh dari pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, masyarakat umum dan siapapun bisa masuk.

“Makanya isi dakwah kita ini mengajak manusia bertakwa kepada Allah SWT. Kita ingin menggalakkan ini semata-mata hanya ingin mendakwahkan karena itu tanggungjawab kita saling mengingatkan sesama umat,” lanjut Mantan Danrem 031/Wira Bima.

Sementara itu, Ketua Masjid Al Iman, Syamsudin mengucapkan terima kasih telah memilih masjid di daerahnya menjadi tempat dakwah GSSB Riau. Karena menurut dia, warga sekitar sangat menanti-nanti sosok pemimpin datang ketempatnya.

Oleh karena itulah, ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi istiqomah di dahapan Allah SWT dan jemaah masjid tetap konsisten menerapkan salat berjamaah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak Wakil Gubernur ke sini. Karena kami warga di sini sangat menanti-nanti kehadidan bapak ke tempat kami. Semoga setiap perjalanan rombongan GSSB Riau ini selalu diberikan lindungan oleh Allah SWT. Dan semoga warga di sini istiqomah menjadikan kegiatan ini sebagai langkah untuk tetap meramaikan salat berjamaah.” pungkasnya.**