• Masni Ernawati

PEKANBARU -- Keberadaan Pujasera di jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, tidak berfungi sebagaimana mestinya. Pujasera yang diharapkan bisa menjadi tempat alternatif pedagang korban penggusuran dan sebagai tempat penampungan PKL yang saat ini tidak terbendung di Pekanbaru ternyata gagal total.

Anggota DPRD Pekanbaru, Masni Ernawati, kepada media ini dengan tegas meminta Pemerintah Kota untuk kembali memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan pasar-pasar yang berpotensi menjadi peluang bisnis namun mati suri, seperti halnya Pasar Pujasera Jalan Arifin Ahmad.

"Semestinya, Pemko melalui instansi terkait dapat memfungsikan pasar Arifin Ahmad, karena pasar ini dinilai sangat berpeluang besar terhadap geliat ekonomi masyarakat untuk dikembangkan. Namun melihat kondisi saat ini, sangat tidak ter urus," ujar Masni, Rabu 14 Oktober 2015.

Masni juga mengaku, bahwasanya komisi II DPRD pekanbaru sudah pernah hearing bersama Dinas Pasar (Dispas) Kota Pekanbaru, memperbincangkan agar Dispas dapat menginventarisir pasar-pasar milik pemerintah yang diharapkan dapat difungsikan kembali dengan peluang-peluang bisnis yang ada.

"Namun sampai saat ini belum ada hasilnya. Padahal salah satu topik pembahasaan saat hearing membahas masalah Pasar Arifin Ahmad. Jika diperhatikan pasar tersebut sangat berpeluang jika pemerintah berkonsentrasi kembali untuk menghidupkannya," tutur Politisi Golkar tersebut.

Erna menambahkan, pihaknya telah prioritaskan persoalan pasar, termasuk Pasar Arifin Ahmad. "Dalam waktu dekat kita akan tinjau secara langsung ke pasar tesebut agar dapat mengetahui apa yang menjadi persoalan di sana, sehingga pedagang dan PKL enggan membuka lapak dagangannya disana," pungkasnya.**(dwi)