• H Surya Arfan

BAGANSIAPIAPI -- Hingga saat ini RAPBD Rokan Hilir (Rohil) tahun anggaran 2016 telah dilengkapi dan segera akan diantar ke Pemerintah Propinsi Riau. Sebelum diantar ke Pekanbaru terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan ketua DPRD Rohil Nasrudin Hasan terutama menyangkut kondisi APBD Rohil.

"Dimana APBD kita sangat luar biasa,artinya terjadi perobahan-perobahan karena ada dua hal, pertama akibat penurunan penerimaan dana perimbangan ( DBH ) pemerintah pusat kepada pemkab Rohil, pada th 2015 lalu terjadi penurunan hampir 500 miliar lebih, pada tahun 2016 ini terjadi lagi perobahan penurunan hingga 150 miliar lebih," kata Plt Sekda H Surya Arfan Kamis 14 Januari 2016.

Kemudian katanya,tahun 2015 lalu pemerintah pusat melakukan penundaan membayar hingga 400 miliar lebih,sementara Pemkab Rohil bersama DPRD telah memsepakati APBD Rohil 2016 sebulan yang lalu yang dilakukan pukul 2 dinihari terjadi pergeseran-pergeseran yang sangat signifikan.

"Andai kata pemerintah pusat tidak menyalurkan,maka sekitar 1 triliun lebih dana Rohil yang tidak bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Rohil,artinya semua kegiatan tidak ada, kita hanya belanja tidak langsung saja,sebab dana yang tidak terima itu dibintang,"katanya.

Dalam hal ini Sekda menjelaskan kepada Camat dan datuk Kepala kepenghuluan serta jajaran nya, agar jangan merasa heran sebab sebelum kegiatan yang telah menjadi usulan ternyata tidak bisa terealisasi salah satu penyebabnya anggaran yang tidak disalurkan menjadi peneyebabnya, dan ini perlu disosialisasikan kepada satker bahwa ini bukan kemauan kita akan tetapi melainkan kebijakan pemerintah pusat.

Sementara itu Ketua DPRD Rokan Hilir Nasrudin Hasan menyebutkan bahwa DPRD sangat komit mendukung program pemerintah Rokan Hilir hingga mengsegerakan pengesahan RAPBD Rokan Hilir tahun 2016. Hal ini ia katakan agar tidak terjadi keterlambatan- keterlambatan,"tambahnya.**(Us)