PEKANBARU -- Hingga penghujung anggaran tahun 2015, pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) untuk masyarakat kurang mampu yang ada di Kota Pekanbaru baru selesai lima unit dari target 250 unit.

Kepala Dinas Cipta Karya Kota Pekanbaru, Zulkifli Harun mengakui dari 250 unit Rumah Layak Huni (RLH) yang rencana di bangun tahun ini, baru selesai dibangun  lima unit. "Saat ini baru lima yang selesai dibangun, "katanya ketika di temui
wartawan Rabu 18 Nopember 2015.

Zulkifli menambahkan, jika keterlambatan pelaksanaan pembangunan ini disebabkan belum rampungnya verifikasi penerima bantuan. Meski demikian, pihaknya tetap optimis akhir tahun pembangunan RLH akan sesuai target.
   
"Kita ingin yang menerima ini sudah tetap sasaran, sehingga pelaksanaannya agak terlambat. Meski demikian, pembangunannya tidak akan lama, palingan hanya 20 hari sudah siap, jadi jelang akhir tahun siaplah semuanya. Pasalnya saat ini pihaknya sudah mulai melakukan pembangunannya diseluruh kecamatan,"paparnya.
   
Menurut Zulkifli, biaya yang untuk pembangunan RLH sudah dianggarkan Pemko dalam APBD setiap tahun sebesar Rp50 juta/unit. Sedangkan bagiRLH panggung anggarannya
Rp60 juta/unit.

"RLH ini diberikan bagi masyarakat yang berada pada wilayah rawan banjir yakni yang terletak ditepian sungai dan daerah rendah rawan banjir,"jelasnya.

Program pemberian RLH sudah dilakukan Pemko selama empat tahun. Tiap tahunnya ada 250 unit RLH yang dibangun bagi keluarga kurang mampu. Sehingga tahun ini totalnya 1.000 unit.
   
"Program RLH ini menjadi salah satu prioritas Dinas PU Pekanbaru, guna
mengentaskan kemiskinan di wilayah setempat. Syarat umum penerima RLH adalah warga Pekanbaru, memiliki lahan sendiri dan berasal dari keluarga kurang mampu dan lain-lain,"tutupnya.**(saf)