Gaungriau.com (SIAK) -- Razia yang digelar oleh anggota lantas Polres Siak Kamis29 Agustus 2019 didepan pos Perhubungan diujung jembatan Tengku Agung SultanahLatifah (TASL) membuat sejumlahwarga lintang pungkang lari guna menghindari dari kena tilang.

Menurut salah seorang warga Siak Rahmat, menghindaridari raziayang dia lakukanbertujuan untuk mengelak dari bayar tilang .

Karena kalau saya paksakanjuga lewat di saat razia berlansungitu sama saja dengan menjerat leher sendiri ,pasalnya Honda yang saat pakai untuk mencari rezeki kondisi nya sudah cukup buruk ,danlagi pula pajaknya pun sudah mati ,dan ditambah saya juga tidak punya SIM

Jadi kalau sudah terodok di depan polisirazia tersebut,sudah barang tentu saya kena tilang dan akan dikenakandengan sejumlah pasal, sebab Honda saya pajak nya sudahmati, kaca spiontidak ada, SIM tidak punya, kalau sudah tiga pasal ini dikenakanmakasudahsekian pula uang yang harus dikeluarkan.

"Maka dari itu dari pada sayaharus bayar, tilang lebih baik cari jalan pintas untukselamatkan diri , demi menyelamatkan Periuk dapur saya, kenapa demikian dari dari pada bayar tilang lebih beli beras," kata Dia.

"Abang kan tau kondisi sekarang ini ekonomi cukup sulit ,untuk kebutuhan sehari-hari aja terkadang tidak mencukupi, tentunya lebih baik menghindari dari razia,"sambung Rahmat.

Dari pantauan di lapangan disaat razia yang digelar oleh polantasPolres Siak didepan pos Perhubungan tersebutselain banyakkenderaan roda duaberpatah arah ,banyak juga yang mencari jalanlain untuk lewat dengan menaikan torotoar jembatan Siak keluar depan kantor Bupati.**(jas)