• Dani M Nursalam

TEMBILAHAN -- Insiden pencurian yang terjadi di kantor bupati Indragiri Hilir (Inhil), tepatnya di ruangan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Inhil merupakan tamparan keras bagi Pemkab Inhil, khususnya bagi Satuan Polisi Pamong Praja selaku penanggung jawab kemanan.

Hal itu disampaikan oleh ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Indragiri Hilir Dani M Nursalam, Rabu 7 Oktober 2015. "Ini suatu tamparan sebagai satuan yang mangkal disitu," Katanya.

Meski terlihat sepele, namun insiden ini menjadi bukti lemahnya pengamanan di gedung perkantoran utama di negeri seribu parit.

Dani juga mengingatkan kejadian serupa yang terjadi di rumah dinas Bupati Inhil belum lama ini. Dimana wilayah yang menjadi tanggung jawab satpol PP tersebut juga bisa dibobol maling hingga salah satu mesin milik rekanan kontraktor hilang.

"Ini bukti kinerja Satpol PP masih lemah. Kalau CCTV rusak jangan menjadi alasan karena itu hanya perangkat penunjang saja," imbuhnya.

Sebelumnya, kepala Satuan Polisi Pamong Peaja (Satpol PP) Inhil, TM Syaifullah mengungkapkan bahwa kamera CCTV di Kantor Bupati Inhil sudah rusak beberapa bulan yang lalu.

Untuk diketahui pada pemberitaan sebelumnya Satpol PP Inhil menyayangkan tidak berfungsinya kemara CCTV yang berada di Kantor Bupati Inhil dan hal itu membuat pihaknya kinerja kurang maksimal.

"Sudah dua bulan ini kamera CCTV tidak berfungsi. Kerusakan ini sudah dilaporkan kepada bagian perlengkapan, namun hingga kini belum diperbaiki juga. Tidak mungkin kan kami harus bolak-balik terus keatas," Ungkapnya.

Selain itu, dalam kejadian ini TM Syaifullah menyatakan kecurigaannya jika pelaku adalah orang yang sudah familiar terhadap TKP.

Atas insiden ini, TM Syaifullah meminta agar kunci pintu utama kantor bupati diserahkan kepada mereka agar mereka bisa mempertanggung jawabkan jika terjadi hal serupa. "Kalau hari ini, cleaning servis juga memiliki kunci," ungkapnya.** (suf)