Pekanbaru (Gaungriau.com) -- Bila dilihat dari tahun berdirinya yaitu 2008, Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) masih relatif muda, meskipun demikian kampus ini telah berkembang pesat sehingga bisa berada pada urutan ke Empat besar di Provinsi Riau.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Riau H Edy Natar Nasution dalam sambutannya saat menghadiri acara pelantikan Dr Saidul Amin MA sebagai Rektor UMRI periode 2022-2024, di kampus Ahmad Dahlan, Jalan Tuanku Tambusai Ujung, Selasa 8 Februari 2022.

Dikatakan Wagubri, di awal berdiri UMRI terdiri dari 5 Fakultas dengan 13 Program studi (Prodi) hari ini telah ada 8 Fakultas dengan 26 Prodi, di awal berdiri jumlah Mahasiswa sebanyak 421 orang, dan hari ini tercatat 1.300 mahasiswa, sejalan dengan perkembangan itu UMRI juga telah banyak menorehkan prestasi dalam hal peningkatan kompetensi dosen, akreditasi program studi, hibah penelitian dan pengabdian serta publikasi karya dosen, juga prestasi mahasiswa baik regional maupun nasional.

Dia menambahkan, Provinsi Riau sangat mendukung upaya penyelenggaraan pendidikan tinggi untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing di Provinsi Riau penguatan pendidikan tinggi tetap menjadi perhatian pemerintah Provinsi Riau melalui program bantuan beasiswa bagi mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi negeri maupun swasta di provinsi Riau dan di luar provinsi Riau.

"Pemerintah Provinsi Riau telah menyalurkan bantuan beasiswa prestasi dan Bidikmisi, bantuan sosial pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu di tahun 2021 dengan jumlah penerima sebanyak 7491 orang dengan anggaran sebesar Rp 88,747 miliar lebih. Adapun beasiswa untuk mahasiswa UMRI jumlah penerima 748 orang, yang terdiri dari beasiswa Bidikmisi 310 orang, siswa prestasi 346 orang, dan bantuan pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu 92 orang dengan total anggaran Rp 9, 529 miliar lebih," jelasnya.

Hal itu menurut Wagubri merupakan bentuk komitmen Pemprov Riau untuk kemajuan pendidikan di provinsi Riau, tentunya ke depan Pemprov Riau akan terus membuka program beasiswa prestasi Bidikmisi maupun bantuan mahasiswa yang kurang mampu.

"Karena itu kepada Rektor UMRI yang dilantik saat ini, agar bisa lebih proaktif untuk bersinergi dan bekerjasama dengan pemerintah Provinsi Riau termasuk juga dengan pemerintah Kabupaten dan Kota se Provinsi Riau, bagun kemitraan untuk kemajuan dan perkembangan UMRI di masa yang akan datang," pesan Edi Natar.

Kepada seluruh civitas akademika UMRI, Wagubri berpesan agar memberikan dukungan terhadap kepemimpinan Rektor yang baru dilantik, sehingga perguruan tinggi ini semakin mampu dalam menciptakan generasi yang cerdas dan terampil serta menjadi harapan bangsa.

"Semoga UMRI dapat terus maju sesuai dengan visi serta misi yang telah ditetapkan yaitu menjadi salah satu pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kesejahteraan masyarakat Riau melalui pendidikan dan pengajaran penelitian dan pengabdian masyarakat," pungkasnya.

Hadir juga dalam agenda pelantikan Rektor UMRI tersebut Ketua PP Muhammadiyah membidangi bidang pendidikan Muhadjir Effendi, Anggota DPR RI Dapil Riau Drs Achmad MSi, anggota DPD RI Edwin, Ketua PWM Riau, Rektor Unilak Dr Junadi.

Para tokoh masyarakat Riau lainnya yang juga sebagai kader Muhammadiyah, seperti H Saleh Djasit, Wan Abu Bakar, Azlaini Agus, Walikota Pekanbaru Firdaus MT, Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto, dan lainnya.

Adapun pelantikan Rektor UMRI tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Litbang Dikti PP Muhammadiyah Prof Lincolin Arsyad. Simak informasi pelantikan rektor di : http://ww.umri.ac.id. **(mad)