Gaungriau.com -- Target pendapatan di Dispenda Rokan Hilir pada tahun 2015 sebesar Rp 123 miliar. Realisasi pencapaian dari bulan januari hingga Agustus 2015 sudah mencapai Rp 98 Miliar. Dari angka Rp 98 miliar tersebut mendekati angka Rp 20 miliar sudah menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Demikian dikatakan kepala Dispenda Rokan Hilir Drs Fery H Parya saat ditemui dikantor Bupati Rokan Hilir Selasa 22 September 2015."Kan waktu kita masih ada empat bulan lagi, dan kita sangat optimis bisa mencapai target yang dibebankan,dan kita akan beruapaya semaksimal mungkin dengan menggerakan semua jajaran kita untuk bekerja secara maksimal pula,"katanya.

Menurut Fery H Parya saat ini PAD yang besar didapat dari pajak penerangan jalan,hal ini peningkatan pembayaran pajak oleh wajib pajak.Menurutnya PAD itu ada macam-macam seperti dari PAD murni yeng terdiri dari pajak dan retribusi.

"Selain PAD murni kemudian ada pendapatan dari kelompok pendapatan asli jasa giro, pendapatan dari pengembalian,ada kekayaan Pemda di BUMD,sangat banyak hingga total semuanya sudah Rp.98 miliar dan kita berharap dengan empat bulan PAD kita bisa mencapai di angka Rp.30 miliar,"terangnya.

Sementara menurut Fery H parya PAD tahun lalu lebih kurang tercapai Rp.27 miliar dari pajak dan retribusi,mudahan tahun ini bisa naik menjadi 30 miliar,sementara pendapatnya hanya berkisar 85 miliar.

Dikatakan Fery bahwa Dispenda berupaya melakukan pola jemput bola untuk merealisasikannya agar bisa tercapai,pihaknya mesti membuat strategi supaya potensi PAD tersebut dapat tergali dengan maksimal.

Khusus untuk target PAD yang menjadi beban Dispenda, pihaknya tengah memperkuat koordinasi dengan pegawai ditingkat bawah.Antara lain untuk lebih meningkatkan penagihan kepada objek PAD yang masih berutang dan juga siapkan diri untuk
jemput bola.

"Untuk potensi PAD yang ada di lapangan saat ini memang sangat tinggi dan sesuai dengan target yang ditetapkan.Kita memang mematok target PAD lebih tinggi dari tahun sebelumnya,"ujarnya.

Dalam hal ini Fery H Parya dalam mengumpulkan pendapatan dari berbagai sumber potensi pihaknya berupaya memperkuat sistem penarikan pajak dengan memperkuat koordinasi dengan pegawai penagihan pendapatan kepada objek wajib pajak.

Menurutnya berdasarkan perolehan PAD ditahun 2014 lalu untuk Dispenda, ada beberapa yang menjadi sumber utama PAD. Antara lain berasal dari PBB,BPHTB, Pajak Reklame, Pajak Hotel, Restoran.

Dinas Pendapatan Daerah Rohil akan berusaha keras merealisasikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2015. Pihaknya mesti membuat strategi supaya potensi PAD tersebut dapat tergali dengan maksimal.**(Zai)