TEMBILAHAN -- DPRD Inhil mengaku kecewa dengan recana penundaan pelantikan kepala desa serentak ahir bulan ini. Penundaan ini jelas tidak sesuai dengan motto saat ini sebagai "tahun kerja".

Ungkapan itu disampaikan Ketua Komisi I,  H Yusuf Said kepada media ini, Senin, 28 Desember 2018 melalui telpon selulernya. Dijelaskannya, apa lagi rencana penundaan tidak pernah disampaikan secara langsung ke dewan.

"Pihak terkait tidak pernah menyampaikan secara resmi penundaan rencana pelantikan Kades terpilih ini ke kita. Terus terang kita sangat kecewa terkait perihal ini,"  ujar pilitisi Partai Golkar ini.

Tambah Yusuf Said, pada gilirannya pelantikan akan dilaksanakan dimasing -masing kecamatan. Kondisi itu tentu tidak efektif, karena memakan waktu dan biaya lebih besar, ketimbang dilaksanakan secara serentak di kota Tembilahan.

"Lebih dari itu, konsekwensi utama adalah menyangkut dengan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Kita ingin tahun ini adalah tahun kerja, tapi terhalang dengan kendala penundaan pelantikan," tukasnya.**(suf)