• Ketua Fraksi PAN DPRD Riau Zulfi Mursal

PEKANBARU--Gaungriau.com-- Fraksi Gerindra, PKS dan PAN DPRD Riau kubu yang akan membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD) Tandingan.

Tidak hanya terjadi di DPRD Riau, namun parpol pembentuk akd tandingan mengancam akan berimbas kepada dukungan pilkada serentak 2020 yang akan dilaksanakan 9 kabupaten/kota di Riau.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi PAN DPRD Riau Zukfi Mursal ketika ditanya rencana pembentukan AKD tandingan yang ditunda beberapa hari.

"Jika ini berlarut-larut akan terjadi imbas ke pilkada serentak 2020 di 9 kabupaten/kota Se-Riau, "tegas Zulfi kepada awak media ini, Senin 14 Oktober 2019.

Fraksi Gerindra PKS dan PAN DPRD Riau terpaksa menunda paripurna pembentukan Alat Kelengkapan (AKD) tandingan, yang direncanakan Senin 14 Oktober 2019.

Dengan alasan untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas DPRD Riau. AKD tandingan versi 02 ini ditunda beberapa hari ke depan setelah selesai konsultasi dengan beberapa pihak terkait.

"Kita tunda untuk beberapa hari ke depan, sambil upaya konsultasi dengan beberapa pihak yang terkait, " ungkap Zulfi usai melakukan rapat dengan pimpinan fraksi PKS dan Gerindra.

Menurut Politisi Asal Kabupaten Siak ini, konsultasi dengan pihak terkait dilakukan salah satunya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tiga fraksi bisa membentuk akd tandingan dan tidak perlu kuorum sesuai dengan pp nomor 12 tahun 2018.

"Legitimasi tanpa tiga fraksi itu bagaimana. Ya, kan kalau kebersamaan kan mereka dulu yang tidak membangun ketidakbersamaan. Kalau pengumuman tidak perlu kuorum aesuai dengan PP Nomor 12 tahun 2018 tersebut," terang Zulfi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, akd tandingan akan dibentuk dikarenakan lima fraksi lainnya tetap melanjutkan paripurna pembentukan akd, Kamis malam pekan lalu, pembentukan akd tersebut tanpa satupun anggota dewan dari fraksi gerindra, pks dan pan dprd Riau. ** (rud)