• Mulyadi AMd

PEKANBARU -- Tertangkapnya 24 orang penghuni kos di Jalan Kapur Kecamatan Senapelan karena positif mengkonsumsi Narkoba membuat kalangan dewan terperangah.

"Jujur saja saya terkejut melihat hasil tangkapan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau. Itu jumlah 24 orang positif mengkonsumsi narkoba berarti hampir seluruh penghuni rumah kos tersebut yang memakai. luar biasa sekali," ucap Anggota DPRD Pekanbaru Mulyadi AMd kepada media ini Rabu 30 September 2015.

Mulyadi pun secara tegas meminta Pemko Pekanbaru untuk kembali mengawasi rumah kos yang ada saat ini di kota Pekanbaru, dan jika perlu ajukan ke DPRD membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang rumah kos. Dengan begitu, semua pemilik rumah kos bisa diakomodir secara jelas.

"Sekarang ini pembangunan rumah kos-kosan terus bertambah. Jika dibiarkan, nantinya bisa berdampak buruk karena penyalahgunaan rumah kos. Namun jika dibuat aturan yang jelas, salah satunya dengan Perda, maka pemerintah Kota Pekanbaru bisa menjadikan rumah kos-kosan sebagai sumber pemasukan baru bagi PAD," ungkapnya.

Menurut Mulyadi, kebutuhan rumah kos di Kota Pekanbaru terbilang cukup tinggi. Hal itu terbukti dengan terus adanya pembangunan rumah kos. "Meski itu usaha pribadi, namun alangkah baiknya Pemko Pekanbaru mengatur keberadaannya," pungkasnya.

Seperti diketahui pada Selasa 29 September 2015 Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau kembali melakukan razia. Sasaran razia tersebut adalah rumah kos-kosan di Jalan Kapur Kecamatan Senapelan. Dalam razia yang dilaksanakan disatu lokasi tersebut, sebanyak 24 wanita penghuni kos setelah dites urine dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Kepala BNNP Riau Kombes Pol Ali Pranaka ketika dikonfirmasi melalui Kabid Pemberantasan AKBP Haldun mengatakan, razia yang dilakukan dirumah kos-kosan tersebut berawal dari informasi dari inteligen mereka bahwa ada lokasi yang diduga banyak ditempati para penyalahguna narkoba. Berawal dari informasi tersebut, tim langsung bergerak untuk melakukan razia.

"Kami mendapatkan informasi bahwa ada rumah kos yang diduga penghuninya banyak menggunakan narkoba. Ternyata setelah dilakukan razia dengan dilakukan tes urine secara langsung, para wanita yang rata-rata masih berusia muda ini dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba yakni sabu-sabu, ekstasi serta beberapa jenis narkoba lainnya," kata AKBP Haldun.**(dni)